Warning: session_start(): open(/storage/ssd5/586/17669586/tmp/sess_pgsnppbo5lc8n9m27gkp3jo31m, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php on line 35

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /storage/ssd5/586/17669586/tmp) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php on line 35

Notice: Undefined index: item_type_code in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/lib/detail.inc.php on line 462

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php:35) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/lib/contents/show_detail.inc.php on line 42
<![CDATA[ANALISIS PERANAN APARATUR DESA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA SESUAI PERMENDAGRI NOMOR 20 TAHUN 2018 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN DESA (Studi Kasus Desa Raya Bayu, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun)]]> LLIYA NELVA CHRISTY SARAGIH Pengarang Melanthon Rumapea Dosen Pembimbing 1 Tri Darma Sipayung Dosen Pembimbing 1
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan aparatur desa dalam pengelolaan keuangan desa Raya Bayu Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun sesuai dengan permendagri no tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang merupakan perangkat desa di Desa Raya Bayu yaitu Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kepala Urusan Keuangan Desa, Kepala Urusan Pembangunan, Kepala Urusan Pemerintahan, dan Kepala Dusun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa aparatur desa Raya Bayu telah berperan dalam pengelolaan keuangan desa dengan menjalankan tugasnya mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban. Hal lain yang ditemukan selama penelitian ini yaitu masih adanya ditemukan perangkat desa yang kurang memahami perannya dalam mengelola keuangan desa sehingga hal ini membutuhkan perhatian yang serius terkait pengelolaan keuangan desa yang baik