Warning: session_start(): open(/storage/ssd5/586/17669586/tmp/sess_ikvmjo9p361vdjmb2uutgol98o, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php on line 35

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /storage/ssd5/586/17669586/tmp) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php on line 35

Notice: Undefined index: item_type_code in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/lib/detail.inc.php on line 462

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php:35) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/lib/contents/show_detail.inc.php on line 42
<![CDATA[NILAI TAMBAH PENGOLAHAN NIRA AREN MENJADI GULA SEMUT DAN PEMASARANNYA (Studi Kasus :]]> EVI SANNORA BUTAR-BUTAR Pengarang Donny Ivan Simatupang,SP,M.Agb Dosen Pembimbing 1 Ir. Indrawaty Sitepu, MA Dosen Pembimbing 2
EVI SANNORA BUTAR-BUTAR (217320010), dengan judul “Nilai Tambah Pengolahan Nira Aren Menjadi Gula Semut Dan Pemasarannya”. (Studi Kasus : Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara). Adapun penelitian ini dibimbing oleh DONNY I. SIMATUPANG sebagai ketua dan INDRAWATY SITEPU sebagai anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan nira aren menjadi gula semut, mengetahui biaya produksi, penerimaan dan pendapatan pengolahan nira aren menjadi gula semut, mengetahui besar nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan nira aren menjadi gula semut, mengetahui kelayakan usaha pengolahan nira aren menjadi gula semut, mengetahui saluran pemasaran gula semut, margin pemasaran, farmer’s share dan rasio keuntungan. Metode penentuan daerah dilakukan secara purposive. Metode penentuan sampel produsen dilakukan dengan metode purposive sampling. Metode penentuan sampel pedagang yang digunakan adalah snowball sampling. Hasil penelitian yaitu: 1) Pengolahan nira aren menjadi gula semut diawali dengan penyediaan bahan baku, penyaringan air nira, pemasakan air nira, penyaringan buih nira, pemindahan nira kental, pengkristalan, pengayakan gula semut, pengovenan dan pengemasan. 2) Total biaya produksi yang dikeluarkan dari pengolahan nira aren menjadi gula semut sebesar Rp 397.524,23/produksi. Penerimaan yang dihasilkan sebesar Rp 586.750,00/produksi. Rata-rata pendapatan yang diperoleh dalam pengolahan gula semut sebesar Rp 189.225,77/produksi. 3) Nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan nira aren menjadi gula semut sebesar Rp 338.850,86/produksi dengan rasio nilai tambah sebesar 57,75 > 50% dengan demikian nilai tambah tergolong tinggi di daerah penelitian. 4) Gula semut di daerah penelitian layak untuk diusahakan dengan diperolehnya nilai R/C Rasio sebesar 1,47 > 1. BEP Produksi sebesar 15,90 kemasan (produksi > BEP Produksi yaitu 23,47 > 15,90 kemasan) dan BEP Harga yaitu Rp 16.937,55/kemasan (Harga jual > BEP Harga sebesar Rp 25.000 > Rp 16.937,55). 5) Terdapat 2 saluran pemasaran gula semut yaitu saluran I Produsen ke Konsumen (Kecamatan Arse, Pekanbaru, Medan, Jakarta) saluran II yaitu Produsen ke Pedagang Pengecer di Sipirok dan ke Konsumen di Sipirok. Margin pemasaran untuk saluran I sebesar Rp 0/kemasan, dan saluran II Rp 5.000/kemasan. Adapun farmer's share untuk saluran I yaitu 100% dan saluran II sebesar 83,33 %. Kedua saluran ini > 50 %, maka saluran pemasaran tergolong tinggi. Rasio keuntungan untuk saluran I yaitu sebesar Rp 19,42/kemasan dan saluran II sebesar Rp 4,85/kemasan maka dapat dikatakan bahwa kedua saluran pemasaran tersebut tergolong efisien karena rasio keuntungan bernilai positif.