Warning: session_start(): open(/storage/ssd5/586/17669586/tmp/sess_hkndo0qhbbf5v5g5iirsf7tnf0, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php on line 35

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /storage/ssd5/586/17669586/tmp) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php on line 35

Notice: Undefined index: item_type_code in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/lib/detail.inc.php on line 462

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php:35) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/lib/contents/show_detail.inc.php on line 42
<![CDATA[STRATEGI PENGEMBANGAN KACANG SIHOBUK (Studi Kasus :]]> Nurhalija Simanjuntak Pengarang Ir. Kenal P . Hutapea, SE, MM Dosen Pembimbing 1 Helena Tatcher Pakpahan. SP, M.Si Dosen Pembimbing 2
NURHALIJA SIMANJUNTAK (217320036) dengan judul “Strategi Pengembangan Kacang Sihobuk ( Studi Kasus : JL. Balige, Kecamatan Sipoholon, Kel. Situmeang Habinsaran, Kabupaten Tapanuli Utara)”. Penelitian ini dibimbing oleh KENAL P. HUTAPEA sebagai Ketua komisi pembimbing dan HELENA TATCHER PAKPAHAN sebagai Anggota komisi pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan faktor-faktor internal yang mempengaruh pengembangan usaha pengolahan kacang sihobuk, menguraikan faktor-faktor eksternal yang mempengaruh pengembangan pengolahan kacang sihobuk menganalisis alternatif strategi pengembangan apa saja yang perlu dilakukan dalam upaya pengembangan usaha pengolahan kacang sihobuk di daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara "purposive" atau secara sengaja yaitu di Jl. Balige, Kecamtan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara. Penentuan sampel dalam penelitian ini adalah sensus dengan jumlah 2 sampel. Metode analisis data yang dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan menggunakan diagram analisis SWOT serta matriks SWOT. Berdasarkan hasil penelitian faktor kekuatan yaitu kualitas kolang kaling, pelayanan produsen ramah terhadap pedagang dan konsumen, produk sebagai bahan baku dapat diolah menjadi produk yang siap dikonsumsi, keamanan kemasan kacang sihobuk, produk tahan lama, SDM dari dalam keluarga, pengalaman sebagai produsen kacang sihobuk dan menggunakan modal sendiri. Faktor kelemahan yaitu belum mempunyai izin usaha, kerjasama antara pengolah kacang sihobuk, kode produksi, tanggal kadaluwarsa, label halal, nomor izin usaha dari Dinas Kesehatan, harga produk, dan komposisi bahan yang digunakan tidak tercantum pada kemasan, lokasi produksi kolang kaling tidak strategis, tenaga kerja terbatas, jaringan komunikasi antara pengolah kacang sihobuk, metode pengolahan produksi dan ketersediaan bahan baku. Faktor peluang yaitu media sosial dan e-commerce sebagai kegiatan promosi untuk meningkatkan pelanggan, pemerintah memberikan bantuan program untuk usaha rumah tangga, pelanggan yang mau membeli kacang sihobuk secara online, konsumen berminat untuk mengkonsumsi kacang sihobuk dan pelanggan membeli produk secara konsistensi. Faktor ancaman yaitu pesaing menjual produk dengan harga lebih murah, berkembangnya pengolahan kacang sihobuk di sekitarnya dan sulitnya memperoleh bahan baku. Berdasarkan analisis SWOT diketahui bahwa kedudukan usaha pengolahan kacang sihobuk berada pada kuadran 1 (satu). Berdasarkan urutan alternatif strategi SWOT, bahwa Strength- Opportunity (S-O) menghasilkan bobot tertinggi, dimana salah satu straegi yang diterapkan yaitu mempertahankan kualitas kolang kaling agar konsumen mau semakin berminat dan konsisten mengkonsumsi kacang sihobuk.