Warning: session_start(): open(/storage/ssd5/586/17669586/tmp/sess_jjk3ot7b4etrneon2jtc4jch3h, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php on line 35

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /storage/ssd5/586/17669586/tmp) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php on line 35

Notice: Undefined index: item_type_code in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/lib/detail.inc.php on line 462

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php:35) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/lib/contents/show_detail.inc.php on line 42
<![CDATA[NILAI TAMBAH PENGOLAHAN TEPUNG SAGU MENJADI LOMPONG SAGU DAN SALURAN PEMASARAN (Studi Kasus :]]> SUHARTIKA SITUMORANG Pengarang Ir. Jones T. Simatupang, M.Si Dosen Pembimbing 1 Donny Ivan Simatupang, SP, M.Agb Dosen Pembimbing 2
SUHARTIKA SITUMORANG (217320009) dengan judul skripsi “ Nilai Tambah Pengolahan Tepung Sagu Menjadi Lompong Sagu dan Saluran Pemasaran (Studi Kasus : Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara)”. Penelitian ini dibimbing oleh JONES SIMATUPANG sebagai Ketua komisi pembimbing dan DONNY IVAN SIMATUPANG sebagai Anggota komisi pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui tahapan pengolahan tepung sagu menjadi lompong sagu, (2) menganalisis tingkat pendapatan produsen dari pengolahan tepung sagu menjadi lompong sagu, (3) menganalisis besarnya nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan tepung sagu menjadi lompong sagu, (4) menganalisis kelayakan pengolahan tepung sagu menjadi lompong sagu dan (5) mengetahui saluran pemasaran lompong sagu di daerah penelitian. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara “purposive” (sengaja) yaitu di Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah produsen yang mengolah tepung sagu menjadi lompong sagu. Hasil penelitian yaitu : 1) Tahap pengolahan tepung sagu menjadi lompong sagu adalah penyediaan bahan baku, penjemuran sagu, pengolahan atau pencampuran sagu, pembungkusan dan pembakaran. 2) Total biaya produksi yang dikeluarkan dari pengolahan tepung sagu menjadi lompong sagu sebesar Rp. 153.646/produksi. Penerimaan yang dihasilkan sebesar Rp. 177.500/produksi. Rata-rata pendapatan yang diperoleh dalam pengolahan tepung sagu menjadi lompong sagu adalah sebesar Rp. 23.854/produksi. 3) Nilai tambah yang dihasilkan dari pengolahan tepung sagu menjadi lompong sagu sebesar Rp. 90.504,35/produksi dengan rasio nilai tambah sebesar 51 atau lebih besar dari 50% dengan demikian nilai tambah pengolahan tepung sagu menjadi lompong sagu tergolong tinggi di daerah penelitian. 4) Lompong sagu di daerah penelitian layak untuk diusahakan dengan diperolehnya nilai rasio R/C Rasio Sebesar 1,15 > 1. BEP Produksi sebesar 102,43 bungkus (Produksi > BEP Produksi yaitu 118,33 > 102,43 bungkus) dan BEP Harga yaitu Rp. 1.298,45/bungkus (Harga jual > BEP Harga sebesar Rp. 1.500 > Rp. 1.298,45). 5) Terdapat satu saluran pemasaran lompong sagu di daerah penelitian yaitu : Produsen Konsumen.