Warning: session_start(): open(/storage/ssd5/586/17669586/tmp/sess_fgja5ir605najpq6iaqovpvadl, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php on line 35

Warning: session_start(): Failed to read session data: files (path: /storage/ssd5/586/17669586/tmp) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php on line 35

Notice: Undefined index: item_type_code in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/lib/detail.inc.php on line 462

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /storage/ssd5/586/17669586/public_html/index.php:35) in /storage/ssd5/586/17669586/public_html/lib/contents/show_detail.inc.php on line 42
<![CDATA[NILAI TAMBAH PENGOLAHAN BERAS KETAN MENJADI PANGGELONG DAN SALURAN PEMASARAN (Studi Kasus :]]> PRATIWI MAYOLANI LINGGA Pengarang Donny Ivan Simatupang, S.P, M.Agb Dosen Pembimbing 1 Nurmely Violita Sitorus, S.P. M.P Dosen Pembimbing 2
PRATIWI MAYOLANI LINGGA (217320005), dengan judul: “Nilai Tambah Pengolahan Beras Ketan Menjadi Panggelong Dan Saluran Pemasaran” (Studi Kasus : Kota Sipirok, Sumatera Utara)”. Penelitian ini dibimbing oleh DONNY IVAN SIMATUPANG sebagai ketua komisi pembimbing dan NURMELY VIOLITA SITORUS sebagai anggota komisi pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menguraikan pengolahan beras ketan menjadi panggelong, 2) Menganalisis besar nilai tambah usaha pengolahan beras ketan menjadi panggelong, 3) Menganalisis berapa pendapatan pengolahan beras ketan menjadi panggelong, 4) Menganalisis kelayakan usaha pengolahan beras ketan menjadi panggelong, dan 5) Menganalisis saluran pemasaran pengolahan beras ketan menjadi panggelong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2021 di Kota Sipirok, yang ditentukan secara purposive dengan jumlah sampel sebanyak 2 (dua) produsen. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, nilai tambah netto, pendapatan, analisis kelayakan usaha, perhitungan matematis (R/C rasio dan Break Event Point (BEP) produksi dan harga serta saluran pemasaran. Hasil penelitian bahwa 1) Tahapan-tahapan pengolahan beras ketan menjadi panggelong di daerah penelitian antara lain : penyediaan bahan baku, pengantaran beras ketan, penggilingan beras ketan, pengadonan tepung, penggorengan panggelong, pencairan gula aren dan pencampuran panggelong dengan gula aren. 2) Nilai tambah pengolahan panggelong per sekali produksi sebesar Rp 835.039,64 / produksi dengan rasio 51,18% > 50% (tergolong tinggi). 3) Pendapataan produsen panggelong sebesar Rp 613.696,64 / produksi. 4) Usaha pengolahan beras ketan menjadi panggelong di daerah penelitian layak untuk diusahakan dengan diperolehnya nilai R/C Rasio sebesar 1,58 > 1, BEP produksi 1.013,80 < 1.627,5 dan BEP harga sebesar Rp 633,11 < Rp 1.000 . Oleh karena itu, diketahui bahwa industri pengolahan beras ketan menjadi panggelong layak diusahakan. 5) Saluran pemasaran yang dilakukan produsen adalah dengan menjual langsung kepada konsumen.